3 Cara Install Plugin WordPress, Melalui Dashboard dan Cpanel

Seperti yang sempat saya katakan di artikel cara install WordPress secara offline, bahwa di materai berikutnya kita akan mempelajari terkait plugin. Kamu yang baru saja mengenal WordPress tentu masih asing dengan istilah ini. Tetapi jangan drop dulu, karena plugin bukan tentang coding, jadi kamu jangan khawatir.

Pengertian Plugin WordPress

Plugin didefinisikan sebagai salah satu perangkat lunak yang dirancang untuk melakukan fungsi tertentu di WordPress. Dengan adanya plugin inilah, WordPress menjadi lebih menarik, memungkinkan kamu untuk spesifik meningkatkan fungsi dalam blog dibuat dengan WordPress.  Karena tipe dari plugin ini adalah script tambahan, maka plugin ini terdiri dari kumpulan kode-kode kombinasi PHP, HTML, CSS, JavaScript, atau bahasa pemrograman web lainnya.

Fungsi Plugin WordPress

Setelah penjelasan di atas, kamu pasti sudah mengerti tentang fungsi plugin WordPress itu untuk apa. Jadi dengan adanya plugin WordPress, kamu bisa menambah fitur-fitur yang sebelumnya tidak disediakan oleh WordPress.  Misalnya dalam blog WordPress, kamu ingin menambahkan menu contact us, kamu tidak perlu susah-susah membuat kode pemrogaman yang cukup rumit, kamu tinggal menginstall plugin yang dibutuhkan saja.  Dengan kata lain, adanya plugin WordPress mampu membuat fungsi-fungsi bawaan WordPress menjadi lebih powerful.

Cara Install Plugin WordPress di Dashboard

Sudah cukup jelas kan tentang pengenalan plugin WordPress. Sekarang waktunya kamu untuk mengetahui bagaiman cara menginstall dan mengaktifkan Plugin WordPress. Langsung aja simak cara-caranya berikut ini .

  • Masuk ke dashboard Worpress yang sudah kamu buat. Kemudian pilih menu Plugins – Add New.
  • Kamu bisa mendapatkan banyak plugin yang terdapat di WordPress, tinggal cari plugin mana yang ingin kamu install dengan mengetik plugin di kolom pencarian.
  • Setelah menemukan plugin yang dibutuhkan, klik Install Now.
  • Jika plugin WordPress sudah terinstall, kamu haru mengaktifkan plugin tersebut agar dapat menggunakan fungsi yang ditawarkan.

Setelah menginstall dan mengaktifkan plugin WordPress, kamu bisa langsung melakukan pengaturan untuk plugin tersebut.  Untuk setiap plugin WordPress pasti berbeda cara pengaturannya dengan plugin lainnya.  Selanjutnya kamu tinggal mengaturnya sesuai dengan keinginan kamu. Misalnya, plugin untuk menambahkan ikon media sosial di sidebar, maka kamu harus memasukkan link profil akun-akun kamu ke dalam pengaturan plugin.

Menon-aktifkan Plugin

Kamu bisa menonaktifkan plugin WordPress tersebut loh, caranya juga tidak sulit kok.  Langsung aja ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

  • Masuk kembali ke tampilan dashboard Wordress kamu, pilih Menu Plugins
  • Klik submenu Installed Plugins.
  • Kamu dapat memilih plugin mana yang akan kamu non aktifkan.  Setelah itu tinggal klik Deactivate.

Menghapus Plugin

Selain dinon-aktifkan, apabila plugin tidak lagi dipakai, kamu juga bisa mengapus plugin tersebut.  Kenapa harus dihapus? Jika kamu benar-benar tidak ingin menggunakan plugin tersebut, lebih baik dihapus, agar tidak membebani ruang simpan Webhosting kamu. Untuk menghapus plugin wordpress, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Kamu harus menonaktifkan plugin yang tidak ingin kamu pakai terlebih dahulu, langkahnya ada di atas. Tetapi dalam beberapa kasus, saya tetap bisa menghapus plugin tanpa melakukan tahapan non-aktif.
  • Setelah plugin dinonaktifkan, pilih plugin yang akan dihapus dan klik Delete.
  • Muncul halaman konfirmasi untuk memastikan apakah kamu benar-benar akan menghapus plugin tersebut. Jika sudah yakin, kamu bisa klik “Yes, Delete these files and data”
  • Plugin sudah terhapus dari blog kamu.

Cara Install Plugin WordPress dari Dasboard Kedua

Plugin tidak hanya bisa diinstall dengan satu cara di atas, ada dua cara lainnya yang bisa kamu coba. Kita jajal dulu opsi kedua ini yang juga masih melalui dasboard WordPress.

  • Pertama, buka web WordPress.org, kemudian klik menu Plugins.

  • Temukan plugin yang ingin diinstal, lalu klik Download.

  • Harap diingat di mana menyimpan plugin tersebut.
  • Selanjutnya kembali ke dashboard WordPress dan klik Plugin- Add New – Upload Plugin.

  • Klik Browse kemudian carilah file zip yang tadi sudah diunduh.
  • Tunggu proses instalasi berlangsung dan klik Activate plugin jika sudah selesai.

  • Sekarang plugin sudah bisa dipergunakan sesuai peruntukannya.

Cara Install Plugin WordPress Melalui Cpanel

Instalasi plugin WordPress melalui Cpanel jauh lebih berbeda dibandingkan dua cara di atas. Dibutuhkan pemahaman lebih dalam hal server. Tetapi kemampuan ini wajib Anda pelajari, karena suatu saat Anda akan mengalami kegagalan instalasi saat menggunakan dua metode di atas. Dan metode ketiga ini selalu berhasil jadi solusi.

  • Pertama-tama, unduh plugin dari situs WordPress.org seperti cara kedua di atas.
  • Kemudian akses Cpanel hosting Anda, lalu klik File Manager.

  • Di direktori yang tersaji, klik domain blog Anda lalu klik Wp-content.

  • Lalu klik Plugins.

  • Begitu masuk ke direktori plugin, klik tombol Upload di kiri atas Anda.

  • Di jendela baru, klik tombol Select File dan pilihlah file plugin yang tadi diunduh dari WordPress.org.

  • Setelah berhasil diunggah, klik link Go Back to direktori plugin seperti terlihat di gambar.

  • Maka kamu akan melihat file zip dari plugin yang diunggah. Supaya bisa diaktifkan, ekstrak dahulu file zip tersebut. Klik kanan di file zip dan klik Extract.

  • Apabila proses ekstrak berhasil, sekarang kembali ke dashboard WordPress – Installed Plugins dan di sana kamu akan mendapatkan plugin baru yang belum aktif. Sekarang tinggal diaktifkan untuk kemudian dapat dipergunakan.

Cukup panjang dan rumit ya cara terakhir ini? Tapi, mudah-mudahan dengan adanya gambar tahap demi tahap akan memudahkan kamu. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *