Apa Itu Domain dan Apa Pula Hosting Itu?

Pertanyaan “apa itu domain?” dan “apa itu hosting?” lumrah meluncur dari mulut seorang pemula. Karena saya dulu juga begitu. Bedanya, saya dulu usaha dulu dengan bertanya ke Google, memahami sendiri makna dan cara kerjanya. Sedangkan pemula zaman now lebih suka yang instan, tanya langsung tanpa usaha. Tapi, tak jadi soal, masih lebih baik karena ada ribuan anak lain yang tak peduli sama sekali.

Padahal ini fundamental, ini modal penting yang harus dikuasai dahulu supaya ke depan tak akan jadi penghambat proses belajar kamu. Dan ini menjadi bahan pelengkap setelah kamu mempelajari tentang WordPress di artikel sebelumnya.

Langsung saja ya!

Apa itu Domain?

Secara sederhana, dengan bahasa sehari-hari domain didefinisikan sebagai nama atau alamat untuk mengenali suatu server atau hosting. Dalam kehidupan sehari-hari domain bisa disetarakan dengan nama sebuah toko atau alamat seseorang. Domain menjadi identitas yang akan diingat oleh orang-orang, sama halnya dengan Facebook.com, Google.com, Nokia.com dan lain sebagainya.

Lalu apa Itu Hosting?

Hosting erat hubungannya dengan domain, karena tanpa domain maka orang akan sulit mengingat dan mengakses konten di dalamnya. Hosting sama dengan server, itu hanya soal kebiasaan saja. Nah, jika domain adalah nama atau alamat maka hosting adalah bangunan atau tempat berbentuk server yang menyimpan isi dari sebuah website.

Menggunakan analogi yang sama, jika domain adalah nama tokonya, misalnya toko Haji untung, toko Haji Lulung dan lain sebagainya, maka hosting adalah bangunan fisiknya (server) di mana pak haji untung dan haji lulung menyimpan barang-barang dagangan (files).

Mulai paham kan ya? Saya ulangi sekali lagi. Jadi domain adalah nama tokonya, sedangkan hosting adalah bangunan fisik berbentuk server untuk menyimpan semua berkas, mulai dari foto, teks, desain html, script dan lain sebagainya.

Sejarah Domain

Nama domain pertama di dunia bernama Symbolics.com yang didaftarkan pada tahun 1985, setahun setelah kelahiran saya. Domain ini didaftarkn oleh sebuah perusahaan pembuatn komputer asal Masschussets. Hingga akhir 1985, baru 6 domain yang terdaftar di seluruh dunia.

Komersialisasi domain dimulai sepuluh tahun kemudian oleh National Science Foundation yang mulai memberi label harga untuk siapa saja yang menginginkan domain. Harga kontrak untuk satu domain kala itu sebesar $100 per dua tahun. Wah, lumayan mahal ya!

Tak lama kemudian dibentuklah institusasi regulator domain, Internet Corporation for Assigned Name and Numbers atau ICANN.

Bagaimana Cara Membeli Domain dan Hosting?

Domain dan hosting bisa didapatkan dengan sangat mudah. Anda bisa membelinya dari perusahaan hosting yang berbasis internasional. Tetapi jika terkendala cara pembayaran, kamu juga bisa membeli domain dari penjual di dalam negeri. Ada banyak sekali.

Beberapa nama yang direkomendasikan antara lain: Niagahoster.co.id, masterweb.com, jagoanhosting.com, rumahweb.com, idwebshot.com, dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *